Wednesday, 28 December 2011

Mari Kita Liat yang BB Gan! (Brambangnya Brebes)

38 comments

take photo dari dapur rumah nih, hehe
Brambang atau lebih dikenal dengan nama bawang merah merupakan sejenis tanaman yang biasa dijadikan sebagai bumbu dalam berbagai masakan. Kalau di Indonesia sendiri, biasa dipakai dalam masakan sehari-hari yang kita makan lho. Misalnya, nasi goreng, mi goreng, sauto, sambel goreng daging, sate kambing (sebagai penawar) dan masih banyak lagi. Di Jawa sendiri, brambang menjadi salah satu bumbu wajib dalam memasak. So pasti anda sudah tidak asing lagi dengan yang namanya brambang!
Lama tidak berjumpa lagi dengan anda di dunia blog, mungkin hampir 1 tahun saya rehat dari blog ini, miss you all my blogger friends! Dalam posting kali ini saya ingin berbagi cerita mengenai perjalanan saya ke Brebes. Brebes merupakan daerah penghasil brambang dalam skala besar. Sebelumnya mungkin kita kupas tuntas dulu ya sejarah dan profil kota brebes ini, hayukkk!




Sejarah dan Profil kota
Nama brebes berasal dari dua kata utama yaitu “Bara” dan “Basah”. Bara adalah hamparan tanah yang luas dan basah berarti banyak mengandung air. Dalam pelafalannya, kata bara sering diucapkan “bere” sedangkan basah, “besah”. Agar mudah diucapkan, maka menjadi “brebes”. Dalam bahasa jawa perkataan brebes berati tansah metu banyune yang artinya selalu keluar airnya.




brambang sama penumpangnya banyakan mana ya?

Brebes, kabupaten brebes tepatnya adalah adalah kabupaten Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Brebes memiliki wilayah seluas 1.657,73 km2 dengan jumlah penduduk sekitar 1.732.719 jiwa pada tahun 2010. Brebes merupakan kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di Jawa Tengah. Sebagian besar wilayahnya adalah dataran rendah. Bagian barat daya merupakan dataran tinggi (dengan puncaknya Gunung Pojoktiga dan Gunung Kumbang), sedangkan bagian tenggara terdapat pegunungan yang merupakan bagian dari Gunung Slamet.
Di pinggir jalan ada sebanyak ini! *geleng-geleng
Sumber: Wikipedia, diakses pada 25/12/2011 pukul 16.00 WIB. 


 Lanjutt....
Yak! Brebes dikenal sebagai penghasil brambang di Jawa, bahkan Indonesia! Bagi anda yang belum pernah melewati atau mampir di brebes, pasti akan takjub dengan pemandangan-pemandangan yang tidak biasa didapatkan di daerah-daerah lainnya. Pemandangan tersebut adalah brambang yang ada dimana-mana! Pemandangan tersebut bisa anda jumpai ketika melewati jalan raya utama, di pinggir jalan, bahkan di setiap warung selalu ada brambang dalam jumlah banyak yang digantung. Mungkin bagi sebagian anda akan kaget dengan memandang berdetik-detik tanpa berkedip ketika melihat pemandangan ini (ini yang terjadi pada saya, hehe!).

Jadi, brambang merupakan trademark bagi brebes. Brebes menyumbang 75% kebutuhan brambang untuk Jawa Tengah dan 23% pasokan nasional *wow! Brambang biasa dipanen ketika mencapai 50 hari. Satu kilogramnya bisa mencapai 4.500 rupiah jika kita beli langsung dari petaninya. Langsung saja deh saya share foto-foto yang sempat saya take di jalan dan di salah satu juragan brambang. Please, jangan kaget lihat jumlahnya!
Ini yang siap dijual lhoo...sekitar 70kg

Ini nih gudang salah satu juragan brambang!




Ini para buruhnya
Lautaaannn brambang!
Ini tanamannya
Satu ladang, brambang semua!


Berat banget ya pak?
Ini brambang yang sudah dipanen, sedang dikeringkan
Para petani mencari nafkah


Gimana reaksinya liat lautan brambang? takjub? kaget? atau malah tersedak?haha!
Inilah Indonesia! Indonesia kaya akan hasil alamnya. Mari kita cintai dan dukung produk dari Indonesia. Apalagi di jaman sekarang ini, dimana-mana banyak barang impor yang masuk. Mungkin saja, brambang akan diimpor. Cintai produk negeri, maka anda mencintai negeri Indonesia!
Thanks for coming to my blog,


READ MORE - Mari Kita Liat yang BB Gan! (Brambangnya Brebes)

Friday, 28 January 2011

Resep coba coba - Mie goreng laka laka

19 comments

blogger-emoticon.blogspot.com



Berapa lama ya saya tidak blogging? Wow ternyata sudah 1 semester!!
blogger-emoticon.blogspot.comKangen juga sama aktivitas yang satu ini. Liburan semester pun datang, tapi saya malah kuliah. Nah lho? Liburan kok kuliah? Maksudnya saya ambil Semester Pendek (SP) untuk perbaikan nilai, hehehehe
Yosh ! Jumpa lagi sama blog saya, welcome to artikelpedia-lakalaka.blogspot.com

Sempat bingung pada awalnya. Tidak ada bahan namun keinginan menulis eh mengetik sangat kuat. Memang betul! Sebanyak apapun bahan yang kita miliki, tetapi bila tidak ada semangat dan intention, rasanya tidak bergairah untuk blogging. Lalu kenapa saya blogging? Apa bolos SP? Bukan - bukan...SP saya setiap hari Senin sampai Rabu, sisanya bisa buat holiday,,,cihuuiiiblogger-emoticon.blogspot.com
Di minggu pertama ini saya pulang kampung, kangen juga sama Tegal,hohoho.

blogger-emoticon.blogspot.comEh sampai di rumah saya coba - coba buat mi goreng. Resep dan masaknya saya lakukan sendiri lho. Alhasil jadilah mi goreng laka-laka (Bingung mau kasih nama apaan). Saya sertakan aja deh prosedur serta screenshotnya, semoga bisa diikuti. Ingat ya, ini saya langsung buat sendiri. Jadi tidak copas dari web / blog orang lain.blogger-emoticon.blogspot.com
Monggoh kerso dipirso....

Bahan :
1. Mie telor 200 gram.
2. Bawang Putih 2.
3. Bawang Merah 4.
4. Cabe rawit 4 (tergantung selera).
5. Ebi 6 gram.
6. Saus tiram.
7. Kecap inggris.
8. Kecap ikan.
9. Kecap manis.
10. Kaldu ayam.
11. Merica bubuk.
12. Telur ayam 1 atau 2 butir.
13. Caisim sesuai selera, potong.

Bumbu dasar :
*Jangan terkecoh dengan jumlahnya ya,,,ikuti saja saran saya.

Uleg bahan no 2, 3, 4 dan 5. Untuk cabe rawit pakai sesukanya ya, inget harga cabai lagi mahal. blogger-emoticon.blogspot.comSedangkan ebi saya menggunakan penyedap rasa yang rasa ebi, mengingat persediaan ebi kosong.
Untuk kaldu ayam saya gunakan penyedap rasa rasa ayam. Campurkan penyedap rasa ayam dan merica bubuk masing - masing setengah sendok teh ke air sebanyak setengah gelas.






Langkah memasak :
*Beri minyak agar tidak lengket
1. Rebus mie telor, cukup 2 menit saja. Jangan matang - matang, nanti akan dimasak lagi. Angkat kemudian siram dengan air dingin, sampai tidak terasa panas lagi dan tiriskan. Hal ini dilakukan agar mie tidak melar saat didiamkan. Kemudian beri minyak sayur sebanyak 1 sendok makan, aduk mie. Minyak sayur digunakan sebagai pelumas agar tidak lengket.






2. Panaskan minyak.
3. Masukan telor, buat orak arik.

















4. Masukan bumbu, aduk.

















5. Masukan caisim, aduk.

















6. Masukan air yang berisi kaldu dan merica.
7. Masukan saus tiram 2 sendok makan, kecap inggris 1 sendok makan, aduk sebentar.













8. Masukan mie. Beri kecap ikan dan kecap manis secukupnya, aduk sampai rata. Usahakan pakai api besar dengan kecepatan mengaduk yang cepat agar tidak gosong.













9. Ketika sudah rata, dan rasanya sudah pas, angkat dan sajikan.











blogger-emoticon.blogspot.comSelamat mencoba ya di rumah !




READ MORE - Resep coba coba - Mie goreng laka laka